Personal Life,

My Baby Girl - Shaqeena Ashura Navisha - Photo Newborn Baby

April 17, 2017 Oktiara dwindah 2 Comments

Shaqeena Ashura Navisha - 8 Days Old.
Was born in Palembang 12 March 2017
#photonewborn #newbornbaby #newborn












Mau seru seruan ke Jepang, Singapore atau Hongkong kaya kita ? Yok ikutan Private Tour kita, more info disini yaa Here dan  jangan lupa Like, Comment and Subsribe our Japan Vlog on Youtube Here  !

2 komentar:

Personal Life,

Our Maternity Photo Shoot

April 17, 2017 Oktiara dwindah 0 Comments

Our Maternity Photo Shoot was taken by @yudleonardo in my 34 weeks pregnant. It was such a very fun photo shoot session ever, why ? Because Ko Yudi is such very fun and humble person i have ever met. At the first time we felt clumsy, but ko Yudi can make our photo session fun and not ashamed to pose. Okey, here we go :






Mau seru seruan ke Jepang, Singapore atau Hongkong kaya kita ? Yok ikutan Private Tour kita, more info disini yaa Here dan  jangan lupa Like, Comment and Subsribe our Japan Vlog on Youtube Here  !

0 komentar:

Personal Life,

Review : Melahirkan di Rs. Bunda Palembang

April 17, 2017 Oktiara dwindah 86 Comments

Kenapa harus Bunda? Karena selain lokasinya yang lebih deket dari rumah, selain itu juga karena dokter saya Dokter Putri Prakteknya di Bunda. Kenapa juga Dokter Putri? Karena selain dokternya itu cewek, terus juga dokternya cerdas, baik, cantik dan kawan mama saya hehe..

Pada saat itu hanya dua rumah sakit yang menjadi pilihan saya, selain Bunda yaitu Hermina, tadinya pengen Siloam, tapi banyak review yang kurang meyakinkan di Siloam, akhirnya saya mantap memilih Rs. Bunda Palembang yang akan saya review secara lengkap.




1. Tim Medis

Ini yang paling utama dari sekian banyak point, pertama kali ke Bunda untuk cek kehamilan berkala (dibangunan Lamanya), yaah kalau bangunan lama sih ya emang tidak sebagus bangunan baru,. 
- Dimulai dari Resepsionis yang ramah dan membantu dan ga BT saya serang puluhan pertanyaan berupa biaya persalinan dan asuransi hehe,, 
- Dokter
terus Dokternya yang baik (Dokter saya melahirkan, Dokter Putri, dibantu Dokter Asrul), Lalu selanjutnya suster dan bidan penjaga UGD yang baik dan ramah yang telaten, ke UGD saat saya cek bukaan, dan disebelah saya ada bapak bapak yang sakit, dan susternya ramah terhadap bapak itu.

- Bidan dan Suster
Lalu ketika sudah dari UGD, saya dipindahkan diruang bersalin, ditemani bidan yang mengecek bukaan. Bidannya baik banget, dia support saya ketika saya meringis sakit katanya "Ayo Sayang kamu bisa", lalu dia menuntun saya baca ayat penghilang rasa sakit La ilaha illa anta subhanaka inni kuntum minal zalimin. Suara bidannya lembut dan seperti penuh rasa kasih sayang. Kalau sakit selalu menyuruh saya tarik nafas dll.

Setelah itu ketika melahirkan, ditemani 3 Bidan dan 1 Dokter. Semua Bidannya support saya menyuruh mengejan, lalu menyuruh saya membayangkan seperti mau PUP keras hehe.. Terus disuruh puter badan ke kiri, ngeden ngadep kiri, walaupun gagal.. Lalu Bidan lain menekan perut atas saya biar si dekbay turun dll. Pokoknya TOP banget Bidan di Bunda, ramah sabar dan sepertinya penuh kasih sayang..

Setelah lahiran Normal yang mendadak ke Sesar karena kepala Bayi yang tinggi, saya dipindahkan ke ruang Operasi untuk operasi sesar, Disitu banyak banget dokternya, saya kemarin sempet komunikasi hanya dengan dokter Anastesi, ya dokternya so far sih baik ya, nyuntik terus nyuruh angat kaki..

Setelah lahiran saya menunggu di ruang observasi selama 6 jam. Disitu ditemani dua suster, saya mengeluh kepanasan, ehh susternya baik banget, didekat saya langsung dikasih Kipas sejuk kayak AC yang model masa kini, hehe, terus pas susternya mau makan, dia izin sama saya mau makan kalau ada apa apa pencet tombol..

Setelah itu saya pindah deh ke Ruangan saya, disitu saya dilayani dengan baik dengan Semua susternya, dan mereka selalu keruangan mampir untuk memberi tahu bahwa ada pergantian Shift suster. Susternya tidak segan me"Wash Lap" saya pasca operasi secara saya tidak bisa bergerak, tidak jijik juga mengganti pembalut nifas saya, tidak jijik juga mengganti kantung kateter saya. Setiap pagi, siang, malam saya diantarkan obat untuk diminum, lalu mereka cekatan ketika saya minta tolong bedongi dekbay dan membantu menyusui dekbay. Lalu ada satu suster yang marah ketika saya mau memompa dengan pompa elektrik, katanya "dekbay harus nyusu, jangan dikasih sufor kasian bayinya, walaupun belum ada asi, dekbay disuruh tetep kemut PD ibu nya agar menstimulasi asi, sejam kanan, sejam kiri" hehe disitu deh saya kena marah :p.. Lalu mereka membantu saya menimang dekbay ketika ingin menyusui dengan baik dan benar.

Dan ketika saya pulang mereka membantu menuntun saya juga dengan kursi roda.. Hehe pokoknya susternya baik dehh so far..

2. Bangunan
Kalau bangunan ya seperti yang kita tau, Bunda baru saja punya bangunan Baru yang modern dan bagus ya menurut saya. Soal kamar tentu saja bagus.

Saya kemarin pilih yang kelas VIP (Ruangannya besaarr, kl di Hermina VIP nya kecil sempit), ada satu tempat tidur, AC, TV, Lemari, WC nya bagus dll. Tiap pagi ada OB yang sapu dan pel kamar, bersihkan WC dan ambil sampah.

Waktu itu pernah juga saya berkunjung ke teman yang melahirkan dibunda kelas 1, dan ruangannya pun sama bagusnya dengan VIP (Namun tidak sebesar VIP, nah besarnya Kelas 1 Bunda  sama kayak VIP nya Hermina)

3. Makanan
Nah kalau makanannya ini nih yang ga enak hehehe... Seriously bukannya milih milih tapi rasanya hambar. Sarapan nya ada bubur ayam tapi ayam suirnya dikit bangettt -_-, terus senengnya tiap pagi selalu ada bubur kacang.
Terus lauk nya kadang Ayam Semur yang ga enak juga rasanya ga enak wkwkwkwkw. Apa mungkin emang sengaja ya makanannya hambar ? Ga ngerti juga dehh. Tapi ya mama ku dan mama mertua juga rada gimana gitu liat makanannya hehe..

Minusnya :
Lebih ketempat Parkir aja yang rada susah dan kalau jam jengguk anak kecil tidak boleh masuk. Kemarin saya bayar Rp. 30.000 untuk tarif flat selama saya di Bunda (4 hari), yang bisa dipake untuk mobil siapa aja (Keluarga dll) asal harus ditunjukkan karcis nya.
Oia dibelakang Bunda ada kayak kantin (Diluar bunda), disitu jual nasi kuning, uduk, batagor, lauk pauk dan semuanya enak,, kemarin saking saya ga suka sama sarapan disitu saya nitip nasi kuning, rasanya enak hehe..

Mungkin itu dulu penilaian dari saya seputar review Melahirkan di RS. Bunda. Jika ada masukan dari ibu ibu yang sudah pernah melahirkan di Bunda akan sangat membantu. Jika ditanya mau tidak lahiran lagi di Bunda ? Saya sih jawab "Iya". 
 
 
 
UPDATE
Oia, mengingat begitu banyaknya email dan komen yang nanyain biaya, berikut penjelasannya :



Harga diatas belum biaya Obat dan biaya tambahan lainnya, untuk siloam kayaknya kurang valid, karena saya dapetnya juga dari internet. Kalau Hermina dan Bunda saya dateng sendiri ke RS. Semua RS nerima Inhealt dan BPJS. Kalau BPJS dibunda (Temen saya kemarin dia Cesar) ada kelas khusus (Kamar Utama I sampai III itu non BPJS, klo BPJS ada kamar khusus yaitu kamar dibawah UTAMA III cuman aku ga tau nama kamar nya apa sebutannya), Semua free tidak keluar uang sedikitpun asal kelas yang diambil sesuai yang didapet dari kantor., baiknya ada surat rujukan dari dokter faskes pertama, tapi kalau sudah mau berojol ya langsung ke UGD. Kalau di Bunda BPJS harus bukaan 4, kalau belum bukaan 4 disuruh pulang, kalau INHEALT bukaan 2 sudah boleh masuk kamar.

Kalau Hermina pengalaman temen saya, dia pake BPJS dpt Kelas 1 dan lahiran Normal, naik ambil kelas VIP,, dan kaget banget masa iya biaya tambahan dia sebesar Rp. 13.000.000 padahal dia tuh Normal Guyss,, sedangkan saya kemarin di Bunda pake Inhealt Cesar kelas 1, naik ambil kelas VIP, 22 jutaan cuman nombok 4 juta.. Huhuhu,, banyak sih yang bilang kalau Hermina itu mahal. Oia obat BPJS dan Inhealt itu beda, kualitasnya beda, Inhealt lebih dikasih obat bagus dibanding BPJS, kalau bisa minta obat bagus ya, nanti tinggal nombok aja Guys,, jangan nanggung nanggung :/ . Nah yang special di Hermina itu selain melahirkan banyak free nya, ada free kelas laktasi, dan kelas Nifas apa ya lupa deh aku, ada voucer 10% discount facial dll, kalau di Bunda sekedar melahirkan aja sih, terus dapat Goodie Bag susu dan perlengkapan mandi bayi, dan dapet sertifikat cap kaki bayi, that's ALL dan menurutku sudah cukup, yang penting anak ibu sehat, kamar bagus dan obat paten ..

Lalu ada juga temen ku lahiran Juli 2018 ini di bunda harusnya kelas 1 tapi dia naik kelas yang VIP B 25 jutaan (Berarti tabel diatas sudah naik harganya), ibu dan bayi (dia sudah buat bpjs utk bayinya), nah nomboknya 8 juta(Itu posisinya bayi nya sudah ada BPJS ya temen temen)
Akhirnya usai sudah perjalanan panjang menjadi ibu hamil, alhmdulillah Dan aku bersyukur teramat sangat, selama kehamilan ini sangat dipermudah, tidak merasakan sakit sedikitpun, tidak demam, tidak enak badan, tidak batuk pilek dll, tidak masuk RS yang aneh aneh alhmdulillah sehat walafiat kayak biasanya, terus lahiran juga bukaannya cepet walaupun bayi ga turun turun wkwkw, terus bayinya juga sehat, alhmdulillah ga ada berpenyulit seperti di vacum lah, masuk inkubator lah, di kasih sinar sinar selang dll enga ada, alhamdulillah semua dipermudah, urus asuransi di RS juga gampang tinggal gesek ga ada surat surat yang menyusahkan dan biaya juga yang terjangkau, mungkin karna untaian do'a kami, orang terkasih dan keluargalah yang membuat semua terasa lebih mudah...
Semoga bermanfaat ya.. Oia untuk Foto insyallah menyusul ya saya upload :)

UPDATE
kemarin lewat Siloam, ga sengaja ketemu PL untuk melahirkan..




-Review : Melahirkan di Rs. Bunda Palembang = Baca Disini
-Pengalaman Melahirkan Normal dan Sesar - Keajaiban Kehamilan - Ciri Ciri akan melahirkan = Baca Disini
-Dokter Obgyn (Spesialis Kandungan) di Palembang = Baca Disini
-Laboratorium Murah Di Palembang, dimana ?= Baca Disini
-List Daftar Perlengkapan Bayi Newborn Yang Harus Dibeli - Baby Shop Palembang - List -Bawaan ke RUmah sakit Bersalin = Baca Disini
- Pengalaman Kehamilan Anak Pertama Trisemester Satu, Dua dan Tiga = Baca Disini

Mau seru seruan ke Jepang, Singapore atau Hongkong kaya kita ? Yok ikutan Private Tour kita, more info @flashpacker_tour dan jangan lupa Like, Comment and Subsribe our Japan Vlog on Youtube ; Oktiaradwindah !

86 komentar:

Personal Life,

Pengalaman Melahirkan Normal dan Sesar - Keajaiban Kehamilan - Ciri Ciri akan melahirkan

April 13, 2017 Oktiara dwindah 5 Comments

Betapa meningkatnya rasa iman saya kepada Allah Swt ketika merasakan ajaibnya proses kehamilan yang terkadang hampir tidak masuk diakal, hanya dari sebuah sperma, lalu berkembang hingga menjadi janin dan menjadi bayi lalu menjadi manusia seutuhnya.. Betapa saya merasakan keajaibannya dimulai dari mual muntah, hingga pertama kali merasakan tendangan anakku, hingga sampailah penantian kami semua hingga memasuki penghujung minggu ke 38 , lahirlah anak ku Shaqeena. Eh tapi mau lahiran ini sedih loh :( karena bakal kangen masa masa hamil heheee..
 
Dan aku bersyukur teramat sangat, selama kehamilan ini sangat dipermudah, tidak merasakan sakit sedikitpun, tidak demam, tidak enak badan, tidak batuk pilek dll, tidak masuk RS yang aneh aneh alhmdulillah sehat walafiat kayak biasanya, nyetir masih kuat sampe H-Sebulan lahir baru stop, kerja dikantor juga masih kuat sampe H-3 mau melahirkan, terus lahiran juga bukaannya cepet walaupun bayi ga turun turun wkwkw, terus bayinya juga sehat, alhmdulillah ga ada berpenyulit seperti di vacum lah, masuk inkubator lah, di kasih sinar sinar selang dll enga ada, alhamdulillah semua dipermudah, urus asuransi di RS juga gampang tinggal gesek ga ada surat surat yang menyusahkan dan biaya juga yang terjangkau, mungkin karna kami selalu baik kepada orang lain dan mempermudah urusan orang lain dan dengan untaian do'a kami, orang terkasih dan keluargalah yang membuat semua terasa lebih mudah...
 
Kamis tanggal 9 Maret 2017
Minggu ke 38 (Dua hari lagi Minggu ke 39) tepatnya hari Kamis tanggal 9 Maret 2017 saat itulah penantian saya memberikan saya "kode" bahwa "Qeena akan keluar mama!".
Benar saja, hari itu dari subuh hingga ke Malam saya sudah merasakan kode itu, tapi masih binggung kira kira ini tanda lahiran bukan yah ?

Dimulai dari Subuh saya merasakan rasa seperti akan Menstruasi dengan durasi setiap 5-10 menit datang dan timbul,, pagi nya saya masih beraktifitas spt biasa bahkan masihke kantor sodara sodara kwwkww, karena sakitnya masih bisa ditahan. Saya masih solat Duha tapi duhhhh sakitnya menyut menyut dirahim, nambah susah bangun dari sujud, pokoknya hari Kamis itu seharian dari jam 6 subuh sampe malem rasa cenut seperti Mens durasi 5-10 menit. Tapi sudah ada tanda tanda melahirkan seperti adanya lendir coklat (sedikit demi sedikit) yang keluar (seperti flek) pada saat pipis, tapi masih sedikit. Malemnya saya langsung ke Rs. Bunda tapi mau konsul ke dok Putri,  saat dicek ternyata belum ada bukaan! kemarin Vagina sempat dicek bukaan, dan begitu selesai dicek bukaan seketika vagina mengeluarkan lendir coklat kayak ingus coklat gitu agak banyakk.




Jum'at 10 Maret 2017
Saya hanya berdiam diri dirumah istirahat dan menyiapkan perbekalan koper dll memastikan semua sudah siap, oia selama sudah memasuki usia hamil 9 bulan, kemana pun saya pergi selalu ada koper didalem mobil, makan malem bareng mm pp pun selalu bawa koper karna mana tau kan ya sudah kontraksi dan langsung ke RS.

Sabtu 11 Maret 2017
Oke selanjutnya Sabtu saya masih menyut menyut tapi  masih bisa ditahan, lalu malemnya ke RS Bunda langsung ke IGD untuk cekbukaan, dan ternyata sudah bukaan 2, akhirnya saya memutuskan untuk pulang karna merasa lebih nyaman dirumah dan kasian Suami baru tiba pasti capek banget. Nah selama tidur dari Jum'at malem ke Sabtu subuh itulah saya merasa sakit menyut seperti mens semakin menjadi jadi, makin lumayan tidak bisa ditahan, datangnya kira kira 10 Menit sekali, Jadi dari jam 8 malem sampe subuh saya tidak tidurrr cuman tidur ayam,, pas mau mejem dikit, si menyut datang lalu saya meringis nahann, terus ilang, terus 10 menit lagi pas baru mau mejem, si menyut datang, lalu saya meringis lagi, begitu seterusnya sampe subuh (Minggu Subuh) saya tidak tahan lagi langsung ke UGD (Jangan lupa Koper semua persiapan dibawa ya) , dan ternyata sudah bukaan 8!!!!.... Superrrrrrrrrrrrrrr... Hahaha ternyata semalaman saya tidak tidur dan meringis itu rupanya sudah menuju bukaan 8.. tapi masih bisa ditahan (Tidak menangis ataupun berteriak), jadi selama tidur saya meringis, terus tidur lagi, terus 10 menit kemudian sakit lagi, terus tidur lagi, terus kebangun lagi dst sampe subuh ketika orang orang sudah pada bangun, Dan saya anehnya kok bisa bisa nya saya ketika sakit nya pergi, saya tidur lagi ada kayak 10 menit, terus bangun lagi kesakitan sebentar, terus tidur lagi terus bangun lagi dst, mungkin karna faktor kecapekan hahahaha...

Minggu 12 Maret 2017
Lalu Subuh saya pun ke IGD jam setengah 6an deh, Begitu subuh dicek, langsunglah saya dipindahkan keruang bersalin, tapi dari bukaan 8 ke 10 itu saya agak lama, biasanya cepet yaah, nah mulai dari nunggu bukaan 8 sampe 10 inilah baru saya merasakan sakit kontraksi yang tidak bisa ditahan :o.. dari subuh sampe jam 2 Siang baru lah bukaan 10.. Sebenarnya subuh itu masih bisa ditahan ga terlalu sakit banget sampe jam 10 pagi ketika dok Putri dateng cek Bukaan, dia suruh air ketuban dikempeskan biar sidebay cepet turun, nahhh ketika air ketuban dikempesin inilah baru rasa sakitnya semakin menjadi jadi,  begitu sakitnya datang saya langsung tarik nafas biar sakitnya ga nyakitin banget,, beruntunglah saya karena selama menunggu bukaan 8 ke 10 disisi kiri saya mama saya, beliau yang menuntut saya baca ayat ayat dan saya genggam tangannya selama menunggu bukaan, lalu disisi kanan saya ibu mertua saya, diurutnya pinggang saya selama menunggu bukaan, suami juga ikut nungguin (genti gentian).. Pas jam 10 Pagi dicek Dokter Putri tapi kepala Bayi masih tinggi (harusnya sudah turun), akhirnya ketuban saya dipecahkan oleh Dokter, uuhh rasanya anggett ada air ngalir gituu.. Kata dokter dipecahkan Ketuban siapa tau kepala bayinya turun. Begitu dibuka, langsung seeeeeettt, rasa ada air anget keluar dari badan, dan perut terasa agak kempis.
 
Lalu jam 2 Siang dicek lagi bukaan, dan bukaan sudah lengkap,, okeeee mulai susasana makin tegang, ada bidan 3 orang dan 1 dokter Putri... Walah disuruh ngeden (sebelum ngeden saya harus pipis, tapi ga mau pipis, akhirnya dipasang keteter), ngeden pertama saya gagal, katanya saya salah ngeden, wkwkw,, akhirnya saya digambarkan perasaan mau Pup kerasss,, yaudah selama itu saya membayangkan mau pup keras, saya ngeden sekeras kerasnya tapiiii tapiii tapiii Failed :(, karena kepala Bayi masih tinggi, saya juga pinggulnya kecil,, aduh sedih bangetttt :(., tapi saya tetep bersih keras minta bidan dan dokter untuk saya ngeden lagi, tapi tetep failed, kepala bayi masih tinggi. Saya berupaya untuk tetap Normal karna membayangkan perjuangan saya merasakan sakit hinga bukaan lengkap, dan membayangkan perjuangan jalan pagi tiap hari, Yoga senam tiap hari, ehh masa iya nyerahbegitu aja ? Hahaha.. (Pelajarannya banyak banyak cari info seputar mengejan dan mendorong yang benar, saya kemarin kurang banyak mempelajari, saya lebih fokus ke ciri melahirkan, list perlengkapan bayi, dan membaca cara melahirkan normal tapi tidak mendalami cara mengejan dan persalinan cesar).



Akhirnyaaa, setelah ngejan dan ditungguin berkali kali, akhirnya dokter kasih saran katanya pinggul saya kecil, kepala bayi tidak turun turun padahal sudah bukaan 10 dan sudah menunggu lama,, Akhirnya saya sudah tidak bisa berbuat apa apa ini nyawa sudah seperti mau ditarik :( sakit ngeden sakit juga hati ini karena merasa pengorbanan nunggu bukaan 10 dan membayangkan kelas Yoga yang aku ikuti, tiap pagi dan sore jalan kaki itu seperti sia sia. Dan salahnya lagi karena memang dari awal pengen Normal saya hanya baca sekilas saja tentang lahiran sesar,, jadi saran saya kita tidak pernah tau apa yang terjadi, lebih baik persiapkan keduanya ya, lahiran normal dan sesar harus dipelajari juga.. Karna saya tipikal orang yang Well Preparation, semua saya pelajari terlebih dahulu agar tidak kaget, sayangnya saya kurang banyak baca soal lahiran Cesar

Nah akhirnya saya sesar mendadak nihhh,, dan persiapan sesar ini setidaknya butuh waktu persiapan setengah jam :(,, dann selama setengah jam itu pulalah saya tidak boleh mengejan, yaelahh padahal ini udah mau mengejan bangetttt,, akhirnya disuruh tarik nafas terus pas mau ngejen, tapi ini ngejannya terasa seperti bayi mau keluar tapi ga muat wkwkwkkw.. dan ini juga amat sangat meyakitkan, sakit,, sampai saya tak mampu lagi untuk menanda tangani surat sebelum operasi..
 
Lalu saya dipindahkan ke Ruang operasi, wiih rasanya ngeri :(, liat kelangit langit ada banyak lampu, lalu saya disuntik anastesi dipinggul bawah, lalu liat dokter Putri sudah pake baju operasi, ruangan disana ada kali ya 10 derajat, dingin bangett :(,, terus saya dipakein kayak shower cup, dan oksigen diidung (pikiran saya saat itu wahh kayak di film film) wkwkwkw... Terus sudah dianastesi dokternya suruh gerakin kaki, tapi kaki saya ga bisa bergerak, oke kata Dokter sudah bisa Operasi..  Sebelum operasi mereka kayak ada Apel gitu bahwa akan operasi atas nama ini, lalu berdoa bersama. 

Nah saya tidak merasakan apa apa, tapi merasa ini perut kayak ditarik tarik, berasa sihhh kayak ditarik tapi tidak sakit, mungkin 20 Menitan deh Operasinya,, terus badan mengigil, ternyata emang efek obat kayaknya ya, terus saya sambil nunggu ni mana suara tangisan Dekbay,,


Dan akhirnya setelah mungkin 20 Menit, tepat pukul 14.50 Lahirlan Anakku kedunia. Pertama kali mendengar tangisannyaa yaAllahh saya nangisss sedih terharuuuu,,, tidak akan ada pernah momen bahagia seorang wanita selain merasakan melahirkan,, mendengar anakku menangis yang suara tangisannya saja lucu banget kalau diingat ingat, saya pun disodor Dokter "Ini ya bu Anaknya", Pertama kali Qeena saya tatap, matanya bulat besar dan melototi saya, lalu bibirnya seperti maju maju seperti mau ciuman, lalu saya ciumi bibirnya,, (Sambil ngetik ini hati saya masih bergetar merasakan pertama kali berjumpa dengan Penantian ku). Tidak bisa diuraikan dengan kata-kata, Momen teristimewa seorang Wanita adalah mengandung dan melahirkan, alangkah istimewanya Wanita yang telah mengandung dan melahirkan...





Finally!!! Setelah selesai sesar,, saya dipindahkan ke ruang observasi gitu, nunggu 6 jam baru boleh ke ruangan, hehe pertama kali liat suami ku jalan dari kejauhan senyum senyum sumringah, wahhh kayaknya dia seneng banget.. Kata pertama yang tidak bisa saya lupakan dan merasa tersanjung sebagai seorang istri adalah "Terima kasih ya Sayang sudah melahirkan Anak ku".. Huuu tidak ada momen yang paling istimewa dihidup ini selain melahirkan dan suami berterima kasih atas karunia anaknya.. Terus yang saya tanyakan selanjutnya, 'kamu udah adzanin belum?" terus dia bilang "Udahhh, adzan dan komat" sambil senyum,, huhu seneng banget..

Saya juga bahagia, karena dikelilingi keluarga yang sangat kompak dan selalu ada, selama kehamilan Alhamdulillah saya merasa dipermudah Allah, Saya mual muntah hanya seminggu, selama hamil tidak pernah sakit, kembung hanya seminggu, sisanya nafsu makan lanjut terus, saya juga merasa kuat, tiap pagi dan sore jalan kaki, naik turun tangga dll, tidak pernah ada flek dan keluhan yang aneh aneh, pokoknya kayak hari hari biasa, bedanya saya hamil. hehe

Selain itu bahagia pula, setiap hari saya makan sehat, makan mie instan seumur hamil cuman 3x itupun sudah kepengen banget, makan snack dll paling cuman 3x juga, selebihnya makan ikan, sayur, ikan, sayur, telur ikan, dan seterusnya (Seriously hampir setiap hari makan Ikan). Alhmdulillah Mama selalu menyiapkan ku bekal untuk dimakan pagi jam 9 dan Sore jam 4 untuk dikantor, cemilannya berupa roti, pempek, pisang dll. Terus disiapkan pula Buah seperti Pir, Pepaya, Buah Naga, Apel yang dimakan jam 8 Pagi, Lalu setiap hari juga mama menyiapkan Dogan dan Susu kedelai bergantian untuk diminum jam 10 Pagi.


Pun saat masa menyusui, setiap hari pasti makan sayur, selalu disiapkan sayur jantung pisang, bayam, katu dll, makan ikan selalu, pokoknya makan sehat banget, buah juga dll. Papa juga siaga dan tiada lelah setiap hari antar jemput dari rumah ke kantor, adikku kakak ku juga, kalau dijalan ada lubang langsung mobilnya direm biar pelan pelan hehe.. kalau urusan cuci piring aku dibebas tugaskan dari belengu kebabuan diruma hahaa, Begitu pula dengan Mama mertua, pasca melahirkan beliau menyiapkan saya sayur katu dan jagung, ikan gabus, semur, susu kedelai dll, dan saya juga tidak boleh naik turun tangga, jadi semua makanan disediakan dikamar (berasa dihotel ya) hehe.. Apalagi suami yang jadi lebih ekstra sayang, ekstra romantis selama hamil, selama hamil ga boleh bawa berat sampe sampe maksa Tas pergi ku dia yang pegang hehe tapi aku ga mau, terus selalu buka in pintu tiap mau masuk mobil, kalo mau naik turun tangga dipegangi tangannya, ga boleh capek ahh banyak deh, pokoknya bener bener ekstra care dan sayang, seneng banget,,, Pun temen kantor yang selalu care perotes kok masih nyetir sih hahha, ada juga ibu ibu yang klo ketemu selalu elus perut, selalu suruh jalan pelan jgn naik tangga (Padahal tiap hari naik turun tangga dirumha wkwkkw). Dan officemate aku Pasha dan mb Cici selalu temenin belikan Dogan, beliin Susu Kedelai, selalu temenin makan sore kalo pengen ngidam jajan dikantor dan solat asar ke Mesjid tiap sore jalan kaki sama sama sengaja biar sekalian aku olahraga, Ahh pokoknya alhmdulilah mereka baik dan sayang sama kami semua...

Lalu yang paling manjur tentu saja doa,, saya selalu giat berdoa agar melahirkan di waktu weekend saja disiang hari. Alasannya ? Biar Papa nya yang kerja jauh bisa pulang dan temani saya, terus kalau siang biar keluarga pada enak mengunjungi, biar juga tidak menyusahkan orang lain yang harus menemai saya nunggu bukaan tengah malem hehe. Dan berdoa agar diberi kemudahan ketika mengandung dan melahirkan,, alhmdulilah dikabulkan Allah, Ada suami yang siaga dan lahirannya Minggu Siang hahaha senengnyaaa :)))))

 
Oke akhirnya usai sudah perjalanan cerita yang lumayan panjang ini, semoga bermanfaat untuk ibu ibu yang akan melahirkan agar punya gambaran spt apa melahirkan ituu.. Jangan lupa berdoa selalu, makan sehat dan positive thinking ya :)

Update :
Oia, mengingat begitu banyaknya email dan komen yang nanyain biaya melahirakan di Hermina dan Bunda Palembang, berikut penjelasannya :


Harga diatas belum biaya Obat dan biaya tambahan lainnya, untuk siloam kayaknya kurang valid, karena saya dapetnya juga dari internet. Kalau Hermina dan Bunda saya dateng sendiri ke RS. Semua RS nerima Inhealt dan BPJS. Kalau BPJS dibunda ada kelas khusus (Bukan Utama 1 dst...), Semua free tidak keluar uang, baiknya ada surat rujukan dari dokter faskes pertama, tapi kalau sudah mau berojol ya langsung ke UGD. Kalau di Bunda BPJS harus bukaan 4, kalau belum bukaan 4 disuruh pulang, kalau INHEALT bukaan 2 sudah boleh masuk kamar.

Kalau Hermina pengalaman temen saya, dia pake BPJS dan lahiran Normal, naik ambil kelas VIP,, dan kaget banget masa iya biaya tambahan dia sebesar Rp. 13.000.000,, sedangkan saya kemarin di Bunda pake Inhealt Cesar, ambil kelas VIP, 22 jutaan cuman nombok 4 juta.. Huhuhu,, banyak sih yang bilang kalau Hermina itu mahal :/..

Semoga bermanfaat ya.. Oia untuk Foto insyallah menyusul ya saya upload :)


-Review : Melahirkan di Rs. Bunda Palembang = Baca Disini
-Pengalaman Melahirkan Normal dan Sesar - Keajaiban Kehamilan - Ciri Ciri akan melahirkan = Baca Disini
-Dokter Obgyn (Spesialis Kandungan) di Palembang = Baca Disini
-Laboratorium Murah Di Palembang, dimana ?= Baca Disini
-List Daftar Perlengkapan Bayi Newborn Yang Harus Dibeli - Baby Shop Palembang - List -Bawaan ke RUmah sakit Bersalin = Baca Disini
- Pengalaman Kehamilan Anak Pertama Trisemester Satu, Dua dan Tiga = Baca Disini


Mau seru seruan ke Jepang, Singapore atau Hongkong kaya kita ? Yok ikutan Private Tour kita, more info disini yaa Here dan  jangan lupa Like, Comment and Subsribe our Japan Vlog on Youtube Here  !

5 komentar:

Personal Life

Selamat Datang Ke Dunia Anak Ku - 12 Maret 2017

April 11, 2017 Oktiara dwindah 2 Comments

Akhirnya, 9 bulan yang dinanti tiba jua untuk berjumpa,, Selamat Datang Anak Ku sayang -
Shaqeena Ashura Navisha yang memiliki arti :
- Shaqeena = Tenang, damai, rajin
- Ashura     = Surat di Al quran favorite ibu nya
- Navisha    = Permata yang berharga.

Tak akan pernah saya lupakan pengalaman berharga ini, melahirkan secara Normal lalu ke Sesar , yang keduanya saya rasakan (Nanti saya ceritakan ya pengalaman saya melahirkan).. Tak bisa disebutkan dengan rantaian kata pertama kali mendengar tangis nya yang pecah, lalu melihat dia pertama kali, saya ciumi bibir mungilnya, dan matanya yang besar itu melototi saya... Hahahaha!!!! Tidak akan pernah terlupakan kenangan indah ini, kenangan pertama kali test pack dan positif, berjuang makan sehat setiap hari, berjuang menunggu bukaan 10, berjuang yoga dan jalan kaki setiap pagi dan sore agar lahiran Normal dan lancar, dan akhirnya perjuangan itu berbuah kebahagiaan.. 

Sekali lagi,
Selamat datang ke dunia Shaqeena, selalu mama doakan supaya engkau ditakdirkan Allah nasib yang baik, Rezeki yang Luas, Umur yang Panjang, Sehat, mendapatkan Jodoh yang paling sempurna, menjadi sumber kebahagiaan, Bahagia dan membanggakan kedua orang tua selalu...

Salam sayang,,


Ibu mu...




 Qeena Umur 0 Hari



 Qeena Umur 2 Hari






Qeena Umur 1 Bulan 
(Photo by mami @dindadili yang super jahil :p)

2 komentar: